Skip to Content
Loading...
Helpdesk
Helpdesk
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

STKPK BINA INSAN BEKALI MAHASISWA MENJADI ANIMATOR YANG KREATIF DAN MISIONER

 

STKPK Bina Insan dalam kerja sama dengan Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) menyelenggarakan kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) Dasar dan SOMA Tingkat Lanjut. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, pada 8–11 Maret 2026, di kampus STKPK Bina Insan.

SOMA Dasar mengusung tema “One in Christ, United in Mission”, sedangkan SOMA Tingkat Lanjut mengangkat tema “Kreativitas Pastoral Anak dan Remaja Berbasis Pedagogi Iman untuk Membentuk Pendidik Misioner”. Melalui kegiatan ini, para peserta dipersiapkan menjadi animator yang mampu mendampingi anak dan remaja secara kreatif, kontekstual, dan berakar pada iman Katolik.

Pelatihan ini menghadirkan tim fasilitator dari KMKI, yaitu Romo Ayub Albert Junialdus Ninung (Dirdios KMKI Ende), Romo Petrus Noegroho Agoeng (Komsos KWI), serta dua orang voluntir dari Keuskupan Manado, Kenny Stevanus Pangemanan dan Marshanda Veronica Vanessa Wagiu.

Kegiatan SOMA diikuti oleh 82 peserta yang terdiri atas mahasiswa STKPK Bina Insan serta para calon imam dari Seminari Santo Yohanes Don Bosco, Pra Tahun Rohani Santo Yakobus, Tahun Rohani Santo Yohanes Maria Vianney, dan seorang frater yang sedang menjalani Tahun Orientasi Rohani di Keuskupan Agung Samarinda. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, spiritualitas, serta keterampilan pastoral para calon katekis dan calon imam sebagai ujung tombak pewartaan kasih Allah.

Pembukaan kegiatan SOMA dilaksanakan pada 8 Maret 2026. Acara diawali dengan penyambutan tim KMKI melalui prosesi adat Dayak Bahau, Kalimantan, yang mencerminkan penghargaan terhadap kearifan budaya lokal. Setelah prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan secara khusus bagi para peserta yang akan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. 

Melalui pelatihan ini diharapkan lahir para pendidik iman yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi Gereja serta masyarakat. Sejalan dengan tujuan tersebut maka materi pelatihan dirancang selaras dengan visi keilmuan Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik STKPK Bina Insan, yaitu Menjadi pusat pengembangan keilmuan pendidikan keagamaan Katolik yang kontekstual, transformatif, dan misioner, berbasis iman Katolik, kearifan budaya lokal, dan kemajuan teknologi, untuk membentuk pendidik yang mampu merespon tantangan zaman dan berkontribusi bagi Gereja dan masyarakat". 


Dalam sambutannya, Ketua STKPK Bina Insan menegaskan komitmen institusi untuk terus menghasilkan calon pengajar iman dan agen pastoral yang berjiwa misioner, kreatif, dan inovatif. Semangat tersebut sejalan dengan tema SOMA Dasar “One in Christ, United in Mission” serta tema SOMA Tingkat Lanjut “Kreativitas Pastoral Anak dan Remaja Berbasis Pedagogi Iman untuk Membentuk Pendidik Misioner”.

Pada hari yang sama, peserta mengikuti berbagai sesi Laboratorium Misi, antara lain Laboratorium Kreativitas Gerak dan Lagu, Laboratorium Kreativitas Alat Peraga, serta Laboratorium Jurnalistik Media Sosial. Melalui kegiatan ini peserta dilatih mengembangkan kreativitas, keterampilan komunikasi, serta kemampuan menyampaikan pesan iman secara menarik dan mudah dipahami oleh anak dan remaja.

Memasuki hari kedua, tanggal 10 Maret 2026, pelatihan difokuskan pada penguatan keterampilan praktis dalam pendampingan pastoral. Peserta mengikuti sesi Laboratorium Misi Penyusunan Bahan Pendampingan, Public Speaking, Tutur Kitab Suci, serta pemanfaatan media sosial berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pembuatan konten pelayanan katekese. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan film pendek sebagai sarana pewartaan iman melalui media digital.

Pada hari ketiga, tanggal 11 Maret 2026, peserta diajak mendalami spiritualitas seorang animator. Pendalaman ini dilakukan melalui refleksi iman dengan mempelajari prinsip dasar storytelling, praktik meditatio sebagai permenungan Sabda Allah, serta contemplatio sebagai bentuk pendalaman spiritual. Kegiatan ini membantu peserta memaknai pelayanan sebagai panggilan iman yang dihidupi secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Seluruh rangakaian kegiatan SOMA ditutup dengan perayaan Ekaristi dan perutusan para animator. Dalam momen ini para peserta mengucapkan janji sebagai bentuk komitmen untuk tetap setia dan terlibat aktif dalam pelayanan pendampingan anak dan remaja, sekaligus menghidupi semangat misioner Gereja.







Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?