- Diposting oleh : Theresia Ping
- pada tanggal : Maret 12, 2026
STKPK Bina Insan dalam kerja sama dengan Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) menyelenggarakan kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) Dasar dan SOMA Tingkat Lanjut. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, pada 8–11 Maret 2026, di kampus STKPK Bina Insan.
SOMA
Dasar mengusung tema “One in Christ, United in Mission”, sedangkan SOMA Tingkat
Lanjut mengangkat tema “Kreativitas Pastoral Anak dan Remaja Berbasis Pedagogi
Iman untuk Membentuk Pendidik Misioner”. Melalui kegiatan ini, para peserta
dipersiapkan menjadi animator yang mampu mendampingi anak dan remaja
secara kreatif, kontekstual, dan berakar pada iman Katolik.
Pelatihan
ini menghadirkan tim fasilitator dari KMKI, yaitu Romo Ayub Albert Junialdus
Ninung (Dirdios KMKI Ende), Romo Petrus Noegroho Agoeng (Komsos KWI), serta dua
orang voluntir dari Keuskupan Manado, Kenny Stevanus Pangemanan dan Marshanda
Veronica Vanessa Wagiu.
Kegiatan
SOMA diikuti oleh 82 peserta yang terdiri atas mahasiswa STKPK Bina Insan serta
para calon imam dari Seminari Santo Yohanes Don Bosco, Pra Tahun Rohani Santo
Yakobus, Tahun Rohani Santo Yohanes Maria Vianney, dan seorang frater yang
sedang menjalani Tahun Orientasi Rohani di Keuskupan Agung Samarinda. Kegiatan
ini bertujuan meningkatkan pemahaman, spiritualitas, serta keterampilan
pastoral para calon katekis dan calon imam sebagai ujung tombak pewartaan kasih
Allah.
Pembukaan kegiatan SOMA dilaksanakan pada 8 Maret 2026. Acara diawali dengan penyambutan tim KMKI melalui prosesi adat Dayak Bahau, Kalimantan, yang mencerminkan penghargaan terhadap kearifan budaya lokal. Setelah prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan secara khusus bagi para peserta yang akan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Melalui pelatihan ini diharapkan lahir para pendidik iman yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi Gereja serta masyarakat. Sejalan dengan tujuan tersebut maka materi pelatihan dirancang selaras dengan visi keilmuan Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik STKPK Bina Insan, yaitu Menjadi pusat pengembangan keilmuan pendidikan keagamaan Katolik yang kontekstual, transformatif, dan misioner, berbasis iman Katolik, kearifan budaya lokal, dan kemajuan teknologi, untuk membentuk pendidik yang mampu merespon tantangan zaman dan berkontribusi bagi Gereja dan masyarakat".
Pada hari yang sama, peserta mengikuti berbagai sesi Laboratorium Misi, antara lain Laboratorium Kreativitas Gerak dan Lagu, Laboratorium Kreativitas Alat Peraga, serta Laboratorium Jurnalistik Media Sosial. Melalui kegiatan ini peserta dilatih mengembangkan kreativitas, keterampilan komunikasi, serta kemampuan menyampaikan pesan iman secara menarik dan mudah dipahami oleh anak dan remaja.
Memasuki hari kedua, tanggal 10 Maret 2026, pelatihan difokuskan pada penguatan keterampilan praktis dalam pendampingan pastoral. Peserta mengikuti sesi Laboratorium Misi Penyusunan Bahan Pendampingan, Public Speaking, Tutur Kitab Suci, serta pemanfaatan media sosial berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pembuatan konten pelayanan katekese. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan film pendek sebagai sarana pewartaan iman melalui media digital.
Pada hari ketiga, tanggal 11 Maret 2026, peserta diajak mendalami spiritualitas seorang animator. Pendalaman ini dilakukan melalui refleksi iman dengan mempelajari prinsip dasar storytelling, praktik meditatio sebagai permenungan Sabda Allah, serta contemplatio sebagai bentuk pendalaman spiritual. Kegiatan ini membantu peserta memaknai pelayanan sebagai panggilan iman yang dihidupi secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh rangakaian kegiatan SOMA ditutup dengan perayaan Ekaristi dan perutusan para animator. Dalam momen ini para peserta mengucapkan janji sebagai bentuk komitmen untuk tetap setia dan terlibat aktif dalam pelayanan pendampingan anak dan remaja, sekaligus menghidupi semangat misioner Gereja.