Skip to Content
Loading...
Helpdesk
Helpdesk
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Mengenal Budaya Kerohanian Kampus: Mahasiswa STKPK Bina Insan Ikuti Pelatihan Doa Rosario Dalam Bahasa Asing

STKPK Bina Insan- Mahasiswa Sekolah Tinggi Kateketik Pastoral Katolik Bina Insan Keuskupan Agung Samarinda (STKPK Bina Insan) mendapatkan layanan bimbingan karier melalui program pendalaman spiritualitas dan pembentukan karakter religius dalam pelatihan doa Rosario dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Latin. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 30 September 2026, pukul 15.00-17.40 WITA di kapel Santo Antonius Padua STKPK Bina Insan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan mahasiswa baru dalam mengenal budaya kerohanian kampus sekaligus memperkaya pengalaman belajar melalui penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Latin dalam doa Rosario. Pelatihan diarahkan untuk memperkenalkan, melatih, dan membiasakan salah satu tradisi doa yang menjadi bagian dari kehidupan kerohanian di lingkungan STKPK Bina Insan.

Selain memiliki dimensi pembinaan spiritual, kegiatan ini juga mendukung proses pencapaian pembelajaran mahasiswa. Penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Latin dalam konteks doa memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, beradaptasi dengan pengalaman belajar yang baru, serta menerapkan pengetahuan secara kontekstual. Hal ini sejalan dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL) STKPK Bina Insan yang menekankan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan inovatif; pengembangan diri secara berkelanjutan; kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif; serta penerapan pengetahuan sesuai bidang keahlian dengan memperhatikan nilai-nilai humaniora.

 Bagi mahasiswa baru, kegiatan ini menjadi pengalaman yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya. Sebelum memasuki lingkungan kampus, sebagian mahasiswa terbiasa mendaraskan doa Rosario dalam bahasa Indonesia. Melalui pelatihan ini, mereka memperoleh kesempatan untuk mengenal sekaligus mempraktikkan doa Rosario dalam bahasa Inggris dan bahasa Latin.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme mahasiswa terlihat dalam proses pembelajaran dan praktik doa. Penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Latin memberikan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan kosakata, pelafalan, dan ungkapan-ungkapan yang digunakan dalam doa. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menjadi latihan kerohanian, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran yang mengintegrasikan aspek spiritual, bahasa, komunikasi, dan pembentukan karakter.

Salah seorang peserta, Maria Angelina Beting, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menyenangkan dan memberikan pengalaman baru.

“Saya merasa senang karena bisa mengikuti pelatihan ini. Ini juga menjadi salah satu pelajaran baru untuk saya karena di tempat saya tidak pernah melaksanakan Doa Rosario menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Latin.”

Pengalaman mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa pembinaan mahasiswa baru dapat menjadi ruang belajar yang kontekstual. Mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada budaya kampus secara teoritis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengalami dan mempraktikkannya secara langsung. Proses tersebut mendukung pembentukan sikap terbuka terhadap pengalaman baru, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk mengembangkan potensi diri.

Dalam perspektif penjaminan mutu internal perguruan tinggi, kegiatan pembinaan seperti ini dapat dipandang sebagai bagian dari proses pendidikan yang mendukung ketercapaian kompetensi mahasiswa secara holistik. Pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman akademik dan nonakademik yang dirancang untuk mendukung perkembangan pengetahuan, keterampilan, sikap, nilai, dan karakter mahasiswa.

Kegiatan pelatihan juga menjadi bagian dari proses adaptasi mahasiswa baru terhadap kehidupan akademik dan komunitas STKPK Bina Insan. Melalui pendampingan dan kebersamaan, mahasiswa diperkenalkan pada nilai-nilai kehidupan kampus sekaligus didorong untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan semakin mengenal dan mampu menyesuaikan diri dengan budaya akademik serta kehidupan komunitas STKPK Bina Insan. Selain itu, mahasiswa diharapkan terus mengembangkan potensi diri dalam bidang akademik, kerohanian, kemampuan berbahasa, komunikasi, kerja sama, dan kehidupan bersama.

Bagi STKPK Bina Insan, pembinaan mahasiswa baru merupakan bagian integral dari proses pendidikan. Pembinaan tidak berhenti pada pengenalan budaya kampus, tetapi diarahkan pada pengalaman nyata dalam menghidupi nilai-nilai komunitas sebagai bagian dari pembentukan mahasiswa yang memiliki kompetensi, karakter, dan tanggung jawab sesuai dengan profil lulusan sebagai calon guru agama Katolik dan katekis.

Dengan demikian, Pelatihan Doa Rosario dalam bahasa Inggris dan Latin menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mengintegrasikan kehidupan kerohanian, pengalaman belajar, pengembangan kemampuan berbahasa, pembentukan karakter, dan pengenalan budaya akademik. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen STKPK Bina Insan dalam menyelenggarakan pendidikan yang berorientasi pada pencapaian capaian pembelajaran lulusan dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan

                                                        Foto: Anastasia Bita


Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?